Site Loader
Ya Tuhan, Ada Kabar Buruk! 5 Ribu Karyawan di Jabar Langsung PHK

WE Online, Data HK 

Kepala Dinas Tenaga Kegiatan dan Transmigrasi Jabar M Ade Afriandi, mengatakan hingga 5 April 2020, tercatat ada 5. 047 buruh terkena PHK karena perusahaan atau tempat mereka bekerja terdampak wabah virus corona atau COVID-19.

“Hingga 5 April 2020 ini, jumlah perusahaan ataupun industri terdampak COVID-19 sebanyak 1. 476 perusahaan/industri. Dan jumlah pekerja/buruh terdampak COVlD-19 sebanyak 53. 465 orang kemudian 5. 047 buruh terkena PHK, ” katanya, Rabu (8/4/2020).

Lanjutnya, ia mengatakan pihaknya telah menyampaikan bahan tersebut kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja. Sambungnya, dalam keterangan itu, dinyatakan jumlah pekerja/buruh dalam Jabar yang diliburkan karena terdampak corona sebanyak 34. 365 karakter dan jumlah pekerja/buruh yang dirumahkan sebanyak 14. 053 orang.

Baca Juga: Sungguh Allah! Tangis Pilu Ratusan Pegawai Ramayana Korban PHK Pecah, Warganet: Innalillah…

Baca Juga: Perhatian Banget, Hyundai Gratiskan 6 Cicilan Konsumen yang Kena PHK

“Untuk yang dirumahkan berarti perusahaan sudah terdampak ada kekurangan finansial. Kami dorong tidak ada PHK. Dirumahkan itu artinya ada tanggung jawab perusahaan memberikan upah, tetapi besarannya hasil kesepakatan perundingan perusahaan & serikat pekerja, ” kata dia.

Menurut dia, Disnakertrans Jabar sejak 17 Maret hingga 27 Maret 2020 sudah melakukan pemantauan terhadap perusahaan terkait dampak COVID-19.

“Dampak penurunan produktivitas dikarenakan bahan baku karena impor tidak masuk perintah dan sebagainya. Ini artinya lantaran 502 perusahaan yang dipantau lantaran periode 17 sampai 27 Maret itu sebanyak 88, 6 tip terkapar gitu ya. Dari situ kita berpikir bahwa COVID-19 tersebut pasti akan berdampak kepada semua, ” katanya.

Selain itu, ia mengatakan salah satu cara antisipasi awal menyikapi efek COVID-19 terhadap buruh terdampak yakni dengan menyediakan program jaminan baik dari Pemprov Jabar sebesar Rp500. 000 per bulan.

“Kemudian ada pula program Kartu Prakerja dari pemerintah pusat. Oleh sebab itu, instruksi Gubernur kami jalankan selain melakukan pendataan dan pengawasannya, ” katanya. (Antara)

Tersedia jutaan anak yang terkendala menelaah online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis dengan tidak dibekali APD lengkap. Yuk kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu logistik APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal sedekah klik di sini .

Gregory Jenkins