Site Loader

WE Online, Jakarta

Kompilasi Pegawai Republik Indonesia (Korpri) angkat bicara mengenai rencana perubahan sistem penggajian Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dalam mana sistem penggajian yang awal berbasis pangkat, golongan ruang, serta masa kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada harga jabatan.

Baca Juga: Bahagialah Pensiunan PNS, Dana Taperum Bakal Segera Cair nih

Dalam hal ini didasarkan pada beban kerja, tanggung berat, dan risiko pekerjaan. “Kalau bakal dihilangkan pangkat dan golongan enggak masalah. Yang penting gajinya lebih tinggi, lebih sejahtera, anak-anaknya mampu sekolah, punya utang di BRI, BPD. Gitu kok. Teman-teman realistik, ” kata Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrullah.

Baca Juga: Gaji PNS pada Masa Depan: Bye, Bye Status dan Golongan!

Zudan mengingatkan jangan sampai ada gap yang tinggi antara honorarium PNS satu dengan yang asing. Seperti diketahui gaji antara kepala daerah dengan daerah lain, maupun dengan instansi pusat bisa berbeda jauh.

“Sehingga tidak boleh ada gap yang begitu tinggi antara wilayah antar pemda dan antara pemda dengan sentral. Nah ini harus segera dibangun sistem itu, ” paparnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Gregory Jenkins