Site Loader
Tahu Cara Zionis Tipu Dunia Universal saat Dirikan Israel

WE Online, Jakarta

Tidak ada manipulasi sejarah yang lebih sengit dari pada yang dilakukan kelompok Zionis terhadap bangsa Palestina. Konvensi Zionis I di Basle merupakan titik balik dari sejarah daya perampasan tanah Palestina dari keluarga Arab.

Namun hebatnya, para perampas ini tidak dianggap sebagai ”perampok” tetapi malahan dipuja sebagai ”pahlawan” dan bangsa Arab yang melawannya dianggap sebagai ”teroris” dan penjahat yang perlu dihancurkan.

Baca Serupa: Putus Hubungan dengan Israel, Arab Saudi Cuma Pencitraan

Salah satu kunci untuk memahami semua ini ialah sebab sejak Kongres I kaum Zionis sudah mengerti kunci perjuangan abad XX yakni: diplomasi, lobi, serta penguasaan media massa.

Herzl sebagai seorang wartawan yang berpengalaman dengan tangkas memanfaatkan 3 senjata andal dalam perjuangan kebijakan abad modern ini.

Sejak Kongres I, dia sangat rajin melobi para pembesar dalam Eropa, mendekati wartawan, dan melancarkan diplomasi ke berbagai negara. Hasilnya sungguh luar biasa. Zionisme lantas diterima sebagai gerakan politik yang sah bagi usaha merampas tanah Palestina untuk bangsa Yahudi.

Tokoh-tokoh Yahudi banyak masuk ke media massa, terutama koran dan industri film. Hollywood misalnya didirikan oleh Adolf Zuckjor bersaudara dan Samuel-Goldwyn-Meyer (MGM).

Dengan dominasi yang luar normal ini, mereka berhasil mengubah kaum Palestina yang sebenarnya adalah korban kaum Zionis menjadi pihak ”penjahat”.

Gregory Jenkins