Site Loader
Sungguh Tuhan, India Salip Brasil di dalam Jumlah Infeksi Virus Corona

WE Online, New Delhi

India mengalahkan Brasil dalam jumlah infeksi virus corona pada Senin (7/9/2020), menjadikan New Delhi di urutan kedua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Meski demikian pemerintah India kembali mengoperasikan layanan kereta rahasia dan mengumumkan rencana membuka lagi Taj Mahal bulan ini.

Baca Juga: China pada India: Kami Gak Diamkan Sejengkal Tanah Hilang

Pemerintahan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi memilih meninggalkan pembatasan virus corona untuk memulihkan kembali ekonomi yang terkena konsekuensi serius.

Negara dengan populasi terbanyak kedua di dunia itu memiliki lebih dari 90. 000 kasus virus corona pada Senin (7/9/2020) sehingga total peristiwa lebih dari 4, 2 juta atau melebihi Brasil sebanyak 68. 000 kasus.

Dalam tingkat penambahan sekarang, India bisa melebihi jumlah kasus di AS sebanyak 6, 2 juta peristiwa pada bulan depan saat Covid-19 menyebar dari kota-kota besar sesuai Delhi dan Mumbai.

Wabah corona pun semakin berkembang pada populasi India sebanyak satu, 3 miliar jiwa.

“Ini menjadi beban ganda sekarang, ” kata Rajib Dasgupta, guru besar kesehatan komunitas di Universitas Jawaharlal Nehru, Delhi, pada Reuters.

“Wilayah kota tidak redup dan wilayah pedesaan meningkat, ” ungkap Dasgupta.

Target meninggal di India sebanyak 71. 642 orang, masih jauh dari AS sebanyak 193. 000 karakter dan Brasil 126. 000 orang.

Beberapa komuter terang di New Delhi saat layanan kereta metro mulai beroperasi sedang setelah dihentikan selama lebih daripada enam bulan.

“Saya senang metro telah mulai aktif. Saya mengalami banyak masalah kabur kerja sebelum ini, ” cakap Vijender, seorang komuter di kota itu.

Gregory Jenkins