Site Loader
Sri Mulyani Incar Utang Rp342 Triliun di Awal Tahun 2021

WE Online, Jakarta

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan dapat memperoleh utang baru Rp342 triliun melalui lelang Surat Utang Negara (SUN) hingga kuartal I-2021.

Nantinya lelang Surat Utang Negara (SUN) akan dilakukan dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021.

Lihat Juga: Hadapi Utang Indonesia yang bak Tsunami, Sri Mulyani Beberkan Solusi

“Pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK. 08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik (PMK Number 168/PMK. 08/2019) dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK. 02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara buat Penanganan Pandemi Corona Virus Illness 2019 (Covid-19) dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan (PMK Number 38/PMK. 02/2020), ” tulis keterangan dari Dirjen Pengelolaan Pembiyaaan Resiko di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Berdasarkan kalender penerbitan SBN di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), lelang akan dilakukan setiap pekan. Selama Januari 2021, lelang akan diaplikasikan pada tanggal 5, 12, 19, 26. Sementara di Februari jadi dilakukan pada tanggal 2, nine, 16, 23 dan pada tanggal 2, 9, 16, 23, thirty Maret 2021.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan oleh menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka ( open public sale ), menggunakan metode dan beragam ( multiple price ).

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif ( competitive bids ) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif ( non-competitive bids ) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang ( weighted average yield ) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Pemerintah mempunyai hak untuk menjual ketujuh seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Gregory Jenkins