Site Loader
snapchat-klaim-500-juta-pengguna-di-tengah-pandemi-covid-19-1

Snapchat, jejaring sosial yang populer di kalangan pengguna muda ponsel pintar, mengutarakan pada Kamis (20/5) bahwa pihaknya memiliki 500 juta pengguna aktif bulanan. Platform yang telah memperluas penawarannya di luar pesan aslinya yang menghilang, sebelumnya tidak mengumumkan angka untuk pengguna aktif bulanan, tetapi mengatakan bulan lalu memiliki 280 juta pengguna aktif harian.

Dilansir sejak Malay Mail, Minggu (23/5), pengumuman tersebut datang dalam pertemuan puncak mitra kongsi induk Snap di mana perusahaan tersebut meluncurkan kemitraan baru untuk konten serta belanja dan mengungkapkan “tontonan” baru bagi pengembang buat membuat konten augmented reality (AR). Baca Pula: Kisah Orang Terkaya: Evan Spiegel, Pendiri Snapchat yang Lahir dari ‘Sendok Emas’

Nilai baru, lebih tinggi dibanding perkiraan sebelumnya, mencerminkan lonjakan penggunaan media sosial semasa pandemi virus corona serta juga menyoroti bagaimana Snapchat mengimbangi platform saingan dengan berfokus pada anak bujang seperti TikTok dan Instagram milik Facebook. Menyuarakan Juga: Kisah Orang Terkaya: Bobby Murphy, CTO Snapchat Berdarah Filipina

“Kami sekarang menjangkau lebih daripada 500 juta pengguna rajin bulanan, dan hampir kepala dari setiap dua pengguna smartphone di Amerika Serikat menggunakan Snapchat, ” sebutan kepala eksekutif Evan Spiegel dalam pembukaan KTT itu.

“Di Amerika Serikat (AS), Prancis, Inggris, Australia dan Belanda, Snapchat menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, menjangkau 90 persen dari leler 13 hingga 24 tarikh dan 75 persen dari usia 13 hingga 34 tahun, ” ujarnya sedang.

Spiegel mengatakan Snapchat telah melihat pertumbuhan mendesis selama setahun terakhir dengan banyak konsumen dengan terkunci karena pandemi virus corona, dengan dua kali lipat pengguna harian pada India selama lima kuartal terakhir. Ia mengatakan publik Snapchat kami di sungguh Amerika Utara dan Eropa berkembang pesat.

“Faktanya, sekitar 40 obat jerih komunitas kami sekarang berharta di luar Amerika Memajukan dan Eropa, ” katanya.

Dikenal karena pesannya yang menghilang, Snapchat telah memperluas kemitraan dengan berbagai perusahaan media tercatat gim, berita, hiburan serta cuplikan olahraga. Snap mengucapkan sekarang memiliki lebih lantaran 500 mitra konten pada platform Discover, umpan baik yang menampilkan penerbit informasi, merek dan banyak lagi.

Platform juga dikenal dengan fitur AR yang memungkinkan pengguna untuk berbagi konten mereka tunggal dan berbelanja sambil membuktikan item secara virtual. Kongsi pada Kamis (20/5) mengeluarkan sejumlah kemitraan baru tercatat dengan aplikasi kencan Bumble, yang memungkinkan pengguna untuk berbagi konten mereka dengan teknologi AR Snapchat.

Itu juga menghadirkan apa yang disebut “generasi berikutnya dari Spectacles, ” yang memungkinkan pengembang buat membuat konten baru secara hamparan realitas tertambah. Banyak daya tarik Snapchat bermula dari fitur “camera” dengan memungkinkan pengguna menambahkan AR ke konten mereka tunggal, serta menggunakan teknologi tersebut untuk interaksi, termasuk berbelanja.

Tetapi Snap telah berjuang untuk menjadi menguntungkan walaupun pertumbuhannya kuat. Pada kuartal pertama, pendapatan dilaporkan menyusun 66 persen dari tahun lalu 770 juta dolar AS, sementara membukukan menderita bersih 286 juta dolar AS.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terpaut dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan kandungan artikel menjadi tanggung pikiran Republika.

Gregory Jenkins