Site Loader
masih-ngaku-ngaku-jadi-ketum-demokrat-ujung-ujungnya-pak-moeldoko-dikatain-nggak-punya-1

Politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Bagaikan meniilai aksi Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang turut mengucapkan duka akan bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, Moeldoko mengucapkan duka atas nama Ketua Umum Partai Demokrat.

Menurutnya, aksi Moeldoko itu lantaran tidak mempunyai menikmati malu. Baca Pula: Gak Ada Nyerah-nyerahnya, Kelompok Moeldoko Tuntut Kubu AHY Ganti Rugi Rp100 M!

Pasalnya, dengan mengakui diri jadi Ketum Demokrat, artinya Moeldoko melanggar aturan yang dibuat Pemerintah.

Diketahui, Kementerian Lembaga dam HAM telah sah menolak untuk mengesahkan KLB Partai Demokrat yang dalam gelar di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Nga punya malu. Pejabat setingkat Kepala Staf Presiden aja berani secara terbuka melanggar aturan hukum. Udah ditolak pemerintah masih aja ngaku-ngaku. Halu tingkat mulia. Ibarat orang pacaran, ditolak tapi tetap ngaku pacar. Ambyar, ” sindirnya, Selasa (6/4/2021). Baca Serupa: Sudah Ditolak Mentah-mentah sebab Pemerintah, Kubu Moeldoko Ifah Menyerah, sampai Teriak: SBY…

Sebelumnya, Moeldoko turut mengucapkan jarang atas bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saya, Dr. Moeldoko, Ketua Umum DPP Partai Demokrat beserta keluarga gembung Partai Demokrat di semesta Tanah Air menyampaikan muram mendalam kepada saudara-saudara kami di NTT dan NTB yang ditimpa musibah petaka alam, ” ujar Moeldoko lewat rilisnya, Selasa (6/4) kemarin.

Gregory Jenkins