Site Loader
kantongi-pendanaan-7-digit-finantier-rencana-ekspansi-di-indonesia-1

Finantier, startup Open Finance Asia Tenggara yang menyimpan platform application programming interface (API) bagi institusi keuangan dalam mengakses dan menganalisa data finansial konsumen, telah meraih pendanaan tahap pokok yang dipimpin oleh Ijmal Founders Capital (GFC) & East Ventures (EV).

Perusahaan tidak merinci seberapa besar pendaaan dengan diperoleh. Namun, pendanaan sebesar 7-digit ini melebihi tumpuan perusahaan dan diperoleh pada valuasi post-money sebesar bertambah dari 20 kali dipadankan valuasi pre-seed di bulan November 2020.

Baca Juga: Carro, Unicorn Otomotif Pertama pada Asia Tenggara Setelah Capai Pendanaan Seri C US$360 Juta

Pada tahap pendanaan ini, Co-Founder serta COO Finantier, Edwin Sari, mengungkapkan bahwa Finantier menyerahkan kemudahan akses ke servis keuangan untuk orang dengan tidak memiliki rekening bank.

“Dengan adanya akses ke layanan keuangan, kami dapat membantu mereka dan orang yang itu cintai untuk memiliki kesibukan yang lebih baik. Tiba dari warung-warung pinggir ulama (UKM) hingga pekerja gig economy dapat memperoleh keuntungan dari jejak data digital mereka, ” ungkap Edwin dalam rilis perusahaan, Rabu (16/6/2021).

Perusahaan berencana meningkatkan dan memperbesar penawaran produk Finantier, melayani ekspansi di Indonesia & sekitarnya, serta menambah total karyawan dari pendanaan tersebut.

Beberapa investor lain yang terlibat pada pendanaan ini di antaranya, kelompok investor seperti Future Shape, perusahaan investasi dan penasihat yang didirikan oleh Tony Fadell, co-inventor lantaran iPhone, Partech Partners, Saison Capital, dan GMO VenturePartners. Selain itu, beberapa investor terdahulu yang juga terlibat, di antaranya, AC Ventures, Y Combinator, Genesia Ventures, Two Culture Capital, dan sebanyak angel investor lainnya.

Finantier sebelumnya berpartisipasi dalam batch musim dingin 2021 Y Combinator. Semenjak awal tahun, perusahaan telah menambah timnya lebih dari lima kali menjadi 50 karyawan dan memperbanyak klien serta kemitraan hingga lebih dari 50% per bulannya.

Finantier selalu memperkuat dewan penasihatnya dengan merekrut Francesco Simoneschi, Co-Founder dan CEO Truelayer, bercampur dalam jajaran kelompok penasihatnya.

Menurut data Bank Nusantara di East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2021, lebih dari separuh warga (yaitu sekitar 90 juta orang dewasa) belum mempunyai akses terhadap produk perbankan. Hal ini membatasi pranata keuangan Indonesia untuk mengakses data perbankan dan bukti finansial konsumen sehingga menghambat mereka dalam menyediakan layanan keuangan seperti pembayaran, pinjaman, dan asuransi.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1. 387 hoaks yang beredar pada tengah pandemi Covid-19 semasa periode Maret 2020 maka Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Gregory Jenkins