Site Loader
heboh-buzzer-politikus-gerindra-malah-kesenengan-lanjut-1

Belakangan ini eksistensi pendengung atau buzzer dengan banyak keluyuran di media baik menjadi pembicaraan luas. Tidak kurang yang merasa terganggu keberadaan buzzer dengan dinilai kerap menyerang masyarakat era menyampaikan pendapatnya di medsos.

Polemik buzzer kembali menghangat setelah ekonom senior Kwik Kian Gie mengungkapkan kegelisahaanya yang diserang sebab buzzer .

Baca Juga: Mana Ada Buzzer? Jubir Presiden Tegaskan Ini

Bahkan, mantan menteri di era kepemimpinan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu mengaku buzzer membuatnya takut untuk menyampaikan pendapat. Penyungguhan Kwik pun mengundang polemik. Tersedia yang pro, tetapi adapula dengan menanggapinya sebagai sesuatu yang biasa.

Lain lagi dengan Wakil Ketua Umum DPP Golongan Gerindra, Habiburokhman, yang mengaku tak takut dengan buzzer . Habiburokhman justru menyampaikan menikmati terima kasihnya kepada buzzer .

Menurut nya, serangan buzzer dan haters justru membantunya menyebarluaskan ide-idenya. ” Lanjut… kalau gua justru berterima kasih pada para buzzer dan hater dengan menyerang gua saat gua menyatakan pendapat yang brilian. Berkat mereka pendapat-pendapat gua jadi lebih terdengar dan gua pun makin terkenal. I Love buzzer !!! ” kata Habiburokhman seperti dikutip SINDOnews dari akun Twitternya, @habiburokhman, Jumat (12/2/2021).

Menurut anggota DPR ini, berbeda pendapat adalah hal yang biasa. Dia kendati mempersilakan para buzzer untuk terus memperbicangkan dirinya. Hal itu dikatakan Habiburokhman justru membantu dirinya menyebarluaskan ide-idenya.

Dear buzzers & haters, beda pertimbangan hal biasa, beda pendapatan selalu gak apa-apa. Please teruslah memukul dan memperbincangkan gua, karena itu membantu menyebarluaskan ide-ide besar korok , ” cuit Habiburokhman.

Dua cuitan Habiburokhman tersebut lanjutan dari cuitan sebelumnya yang mengundang respons warganet. Tidak sedikit yang mengkritik dan nyinyir dengan cuitannya.

Dalam cuitannya, politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan rindu dengan aktivitas membaca koran di era belum ada buzzer . ” Kangen baca koran cetak, peduli era dimana enggak ada buzzer, baik buzzer penguasa maupun buzzer oposisi kardus. Btw walau pakai masker, tetap kelihatan ganteng ya gua? Waduh langsung diserbu buzzer enggak nich….. hehehehe emang korok pikirin ….!!! ” cuitnya.

Mutakhir baca nih ada buzzer antitesis kardus, udah bukan oposisi sedang ya…. ” cuit pemilik akun @utisurti menanggapi cuitan Habiburokhman.

Lain lagi dengan pemilik akun @paul_jas yang mempertanyakan cuitan Habiburohkhman tentang buzzer penguasa. ” Buzzer penguasa? penguasa itu siapa? Bukannya partai loe juga bagian sebab penguasa ?? ” cuitnya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Informasi Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Gregory Jenkins