Site Loader
Jokowi Tambah Tugas Baru Intelijen Negara, Apa Itu?

Presiden Jokowi meneken aturan yang menambah tugas Badan Intelijen Negara. Lewat Sistem Presiden Nomor 79 Tahun 2020, satuan tugas atau kedeputian institusi telik sandi ini bertambah utama. Pada pasal 5 disebutkan adanya Deputi Bidang Intelijen Pengamanan Aparatur.

Sebagaimana dikutip dalam Jakarta, Rabu 29 Juli 2020, Deputi Bidang Intelijen Pengamanan Aparatur selanjutnya disebut Deputi VIII. Institusi yang berkantor di Pejaten ini memiliki sejumlah deputi di antaranya mengurusi intelijen luar negeri datang mengurusi masalah ekonomi.

Baca Juga: Gawat, Intelijen China Gunakan LinkedIn buat…

Adapun pada pencetus 28 C disebutkan bahwa jabatan baru ini memiliki fungsi sebagai berikut;

a. pembentukan rencana kegiatan dan atau operasi Intelijen pengamanan aparatur

b. pelaksanaan kegiatan dan/atau proses Intelijen pengamanan aparatur

c. pengoordinasian kegiatan dan/atau berdiam Intelijen pengamanan aparatur

d. pelaksanaan kerja sama kegiatan dan/atau operasi Intelijen pengamanan aparatur

e. pengendalian kesibukan penelusuran ( clearance ) terhadap calon pejabat aparatur

f. pemberian pertimbangan saran dan rekomendasi tentang proteksi penyelenggaraan pemerintahan

g. pengendalian kegiatan dan/atau operasi Intelijen pengamanan aparatur

f. penyusunan laporan Intelijen pengamanan aparatur

Diketahui, penambahan deputi terakhir ada di tahun 2015 yakni Deputi Bidang Intelijen Siber.

Gregory Jenkins