Site Loader
Jawatan Pakar IDI Tak Menyangka Jerinx Sampai Masuk Penjara

Lembaga Pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr M. Nasser, mengatakan pernyataan Jerinx soal ‘Kacung WHO’ memang telah melukai perasaan para sinse yang berjuang di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Namun ia mengaku pihaknya tidak pernah berpikir Jerinx sampai harus ditahan penjaga.

Dalam acara Apa Kabar Indonesia Suangi di tvOne , dokter Nasser mengatakan saat pandemi Covid-19 ini mestinya tidak ada yang berpikiran jahat semacam yang diumbar Jerinx tersebut. Apalagi para dokter ini tengah berjuang nyawa untuk menyembuhkan pasien terinfeksi corona hingga mereka juga menjelma korban.

“Harusnya itu didukung bukan dikata-katain. Pandangan tabib kecewa, marah, dan dokter merasakan apa yang dia lakukan tidak mendapatkan dukungan malah dicerca ya wajar kalau kelompok dokter ini marah, ” kata Nasser, Kamis 13 Agustus 2020.

Baca Juga: Jerinx & Anji Dipolisikan, Satgas: Kita Perlu Ketenangan

Oleh karena itu, melalui IDI Bali, personel band Superman Is Dead (SID) tersebut pun dilaporkan ke kepolisian. Nasser mengatakan tentu pihak dokter terutama IDI ingin memberikan efek insaf terhadap pihak-pihak yang menuduh semacam itu.

Namun diakuinya, mematok sampai ada penahanan seperti dengan terjadi saat ini, menurutnya tak sampai terpikirkan jauh ke sana.

“IDI Bali hamba yakin kita ini satu. Kita apresiasi langkah kepolisian, kita suka, kita bahagia. Tetapi kita bekerja tidak sampai sejauh itu, ” katanya.

Nasser mengucapkan, dalam prinsip hukum diantaranya adalah unsur pidana bisa ditempatkan pada akhir. Tetapi ada langkah-langkah lain yang bisa dilakukan sebelum penahanan layaknya yang menimpa Jerinx zaman ini.

“Saya selalu merasakan bahwa ada sesuatu yang berlebihan, ” katanya.

Namun menurutnya, apa yang dituduh oleh Jerinx tersebut memang tak mendasar sama sekali. Sehingga kegagalan yang dirasakan oleh para sinse, menurutnya ingin memberi efek insaf agar tuduhan-tuduhan seperti itu tidak lagi dilakukan.

“IDI itu sebetulnya organisasi profesi melayani profesi secara sudah baik dan benar di tempatnya. IDI itu tidak dalam kapasitas memerintahkan anggotanya untuk melakukan langkah-langkah yang melayani hukum sedikit pun tidak. Itu menetapkan diketahui, ” katanya.

Gregory Jenkins