Site Loader
Interpretasi Gus Nur Diperdebatkan, Orang NasDem Bela NU: Bukti-bukti Sudah Jelas

WE Online, Jakarta

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan bahwa kontroversi penangkapan Sugi Nur Rahardja (Gus Nur) yang diduga melecehkan famili Nahdlatul Ulama (NU), menuai sorotan banyak kalangan.

Sahroni menuturkan, penangkapan Gus Nur dengan dilakukan oleh Bareskrim Polri tersebut dilakukan karena adanya bukti-bukti dengan cukup jelas. Sehingga bisa dikerjakan pengusutan oleh pihak Kepolisian.

“Penangkapan ini sudah berdasarkan bukti-bukti yang jelas. Tidak ada perdebatan lagi bahwa yang bersangkutan telah melakukan ujaran kebencian, hoaks, dan provokasi, ” ujar Sahroni dalam keterangannya di Jakarta dalam Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Gus Nur Disikat Polisi, Fadli Zon Bereaksi Keras: Mirip Zaman Penjajahan!

Menurut Politikus NasDem itu, jangan ada pihak-pihak yang mengeluhkan penangkapan tersebut melanggar demokrasi atau kebebasan berpendapat. Sebab yang dilakukan Gus Nur sudah jelas-jelas mencanangkan ujaran kebencian.

“Kan UU-nya juga sudah jelas dan detail mana yang melanggar serta mana yang tidak. Jadi publik juga sebetulnya secara gamblang sanggup melihat hal itu, ” katanya.

Politikus Partai NasDem ini juga meminta kepada bagian Kepolisian, siapa pun yang bersalah harus dihukum dengan tegas. Tercatat tidak ada perlakuan istimewa kepada Gus Nur.

“Perlakuan dengan tegas seperti ini kudu diterapkan tanpa pandang bulu siapapun tidak peduli sedang berada dalam pihak mana, ” ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Gregory Jenkins