Site Loader
Grab Didenda Puluhan Miliar, Investor Asing Gak Takut!!

WE Online, Jakarta kacau

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Persaingan dan Kebijakan Jalan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKPU FH UI) Dhita Wiradiputra memperhitungkan bahwa putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan denda had Rp30 miliar kepada Grab dan perusahaan afiliasinya, PT Teknologi Pengangkatan Indonesia (TPI), tidak akan mendatangkan preseden buruk bagi calon investor asing sekalipun yang ingin menyimpan modalnya di Indonesia.

Ia menilai pengenaan denda dalam perkara pelanggaran ketentuan persaingan cara oleh Grab dan afiliasinya itu sebaliknya telah memberikan kepastian norma dalam berusaha di Indonesia.

“Saya tidak melihat itu (akan menakutkan investor asing). Ini justru memberikan kepastian hukum, pada berusaha. Apalagi Grab itu pada sebagian negara Asean itu telah dihukum, seperti di Malaysia dan Filipina, ” ungkapnya, kepada wartawan, Rabu (8/7/2020).

Baca Juga: Pakar: Jangan Sampai Putusan KKPU Soal Grab Perburuk Indonesia

Baca Juga: Dinilai ‘Pilih Kasih’ ke Sejumlah Driver, Grab Tepat Denda Rp30 M

Lanjutnya, ia mengamati masa ada perubahan model bisnis dalam Grab yang sebelumnya ride sharing menjadi kepada penyediaan kendaraan. Secara model bisnis tersebut, dia menganut pasti akan memicu terjadinya memperlawankan layanan perusahaan kepada mitra pengemudi yang mengikuti program pengambilan kendaraan dari perusahaan dibandingkan kepada mitra yang tidak mengikuti program itu.

“Kalau model bisnisnya seperti itu, kenapa (Grab) tak menjadi perusahaan transportasi. Model bisnis itu pasti akan ada pengutamaan, sebab Grab yang mempunyai sistem, dan dia juga yang ada algoritma. Jadi dia yang mampu mengarahkan order ke driver mana. Pada saat order turun, driver sah berpikir ini karena ada agenda di PT TPI, ” nyata dia.

Gregory Jenkins