Site Loader
Gojek Pastikan Hal Ini Akan Diterima oleh Ratusan Karyawannya yang Terdampak PHK

WE Online, Jakarta

Terkait konsolidasi bisnis dengan dilakukan perusahaan, Gojek Indonesia mengambil seluruh hak karyawan Gojek pada Indonesia yang akan meninggalkan kongsi telah dipenuhi sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, termasuk Peraturan No 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan).

“Terkait isi surat elektronik (e-mail) dari Co-CEO Gojek yang menjelaskan mengenai pesangon, dapat kami sampaikan bahwa e-mail tersebut bersifat global dan ditujukan ke seluruh pekerja di seluruh negara tempat Gojek beroperasi, ” ungkap Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, dalam data resmi, Sabtu (27/6/2020).

Baca Juga: Investor Gojek Jual Saham di Startup Travel Online, Segini Nilainya….

Menurutnya, dalam e-mail tersebut, Co-CEO Gojek juga telah membaca mengenai keputusan dan perubahaan strategi perusahaan di 16 sesi pertemuan ( townhall ) dengan karyawan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pertemuan tatap depan antara setiap karyawan terdampak dengan atasannya masing-masing dan juga peserta HRD.

“Pemberian pesangon mengikuti peraturan yang berlaku dalam masing-masing negara, termasuk di Indonesia, ” imbuhnya.

Baca Juga: 6 Startup Indonesia Ini Gelar PHK Karena Tidak Kebal Corona, Ada 3 Unicorn!!

Selain pesangon sesuai UU Ketenagakerjaan, lanjut tempat, mereka yang akan meninggalkan perusahaan juga mendapat dukungan lainnya sejak Gojek, seperti asuransi kesehatan, bahan kerja, dukungan transisi karir beserta dukungan lainnya sebagaimana disebutkan di dalam pemberitahuan kepada karyawan.

“Hal ini merupakan keputusan sulit bagi kami di Gojek. Saya melakukan upaya terbaik untuk menunjang para karyawan agar mereka bisa meneruskan perjalanan karier mereka ke depan. Mereka yang meninggalkan kongsi akan selalu menjadi keluarga untuk kami dan merupakan bagian penting dari sejarah Gojek, ” mengakhiri Nila.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Gregory Jenkins