Site Loader
Eks Dirutnya jadi Tersangka, Begini Tanggapan BTN

WE Online, Jakarta

PT Bank Tabungan Negeri (Persero) Tbk atau BTN meluhurkan proses hukum yang telah dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengungkap Perkara Tindak Pidana Korupsi Pemberian Gratifikasi PT Pelangi Putera Sendiri (PT PPM) yang menetapkan mantan Direktur Utama Bank BTN Maryono sebagai tersangka.

“Bank BTN menghormati proses hukum dalam penyelesaian masalah tersebut dan bakal membantu penegak hukum dengan tentu mengedepankan azas praduga tak bersalah” kata Corporate Secretary Bank BTN, Ari Kurniaman di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Menurut Ari kredit kepada PT PPM dikasih BTN pada tahun 2014 dan kredit kepada PT Titanium Property (PT TP) diberikan pada tarikh 2013. Coverage terhadap pemberian nama kepada dua perusahaan tersebut masih lebih tinggi sehingga aman lantaran sisi bank dan telah diikat hak tanggungan.

Baca Juga: Dapat Dana PENA Tambahan, BTN Pede Penuhi Bahan Kredit Rp30 Triliun

“Kinerja kami tetap hendak solid apalagi pemberian kredit kepada dua perusahaan tersebut telah mempunyai agunan yang kuat dan sudah disiapkan cadangan yang cukup, jadi tetap dapat memberikan layanan ulung bagi nasabah, dengan senantiasa mengedepankan good corporate governance dalam operasionalnya, ” jelas Ari.

Dia mengungkapkan, BTN selama tersebut sudah bekerja sama dengan Kejaksaan Agung dalam memproses debitur kepala yang tidak mau membayar utangnya. “Kami sudah melakukan MOU secara Kejagung. Bahkan kami sudah terbantu dengan upaya Kejagung dalam mencetak debitur nakal, ” tegasnya.

Ari menuturkan, selama ini BTN telah banyak melakukan perbaikan-perbaikan terutama dalam bisnis proses serta meraih sertifikat SNI ISO 37001: 2016 dalam bidang Kredit Komersial (Commercial Lending) & bidang Logistik (Procurement).

ISO 37001: 2016 merupakan standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Anti Penyuapan (Anti Bribery Management System). Sertifikasi yang diperoleh BTN tersebut menguatkan komitmen kepatuhan Bank BTN kepada implementasi Undang-Undang No. 28 Tarikh 1999 yang mengatur tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Khali dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Sertifikat SNI ISO 37001: 2016 sangat berarti untuk Bank BTN dalam melakukan alterasi perusahaan menuju The Best Mortgage Bank in South East Asia yang kita targetkan pada Tarikh 2025, ” kata Ari.

Gregory Jenkins