Site Loader
Bersambung Bitcoin, PayPal Diprediksi Terbitkan Serampangan Uang Digitalnya Sendiri

WE Online, Jakarta

Raksasa pembalasan digital global PayPal mungkin akan pindah untuk menerbitkan cryptocurrency- nya sendiri sesudah secara resmi memasuki industri kripto, menurut seorang eksekutif industri gembung.

Meltem Demirors, CSO di perusahaan manajemen aset digital CoinShares, mengatakan bahwa dia tak akan terkejut jika PayPal melahirkan tokennya sendiri setelah perusahaan itu menyampaikan berita tentang dukungannya yang akan segera datang untuk kripto.

“Saya tidak mau terkejut jika dalam enam had 12 bulan ke depan, awak melihat PayPal meluncurkan mata kekayaan digitalnya sendiri yang mirip secara dolar digital yang kami menentang di banyak perusahaan pembayaran, ” katanya dikutip dari Cointelegraph , Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Substansi Kapitalisasi Pasar Bitcoin Terbang Mulia, PayPal Ketendang

Demirors mengatakan bahwa PayPal agak-agak tertarik untuk meluncurkan tokennya tunggal karena perusahaan tersebut secara resmi keluar dari Libra Association, lembaga pengelola proyek mata uang digital Libra Facebook.

Sebagai anggota asosiasi pada peluncuran proyek pada Juni 2019, PayPal mengalpakan inisiatif beberapa bulan setelahnya, meminta bahwa mereka tidak ingin pengawasan regulasi terhadap Libra memengaruhi usaha mereka.

CEO PayPal Dan Schulman kemudian mengatakan kalau regulasi dan kepatuhan adalah dasar PayPal sebagai perusahaan yang dipercaya di seluruh dunia. Dia juga menyatakan bahwa PayPal sedang menggelar produk yang tidak harus bergandengan dengan Libra.

Di 21 Oktober, PayPal secara resmi mengumumkan bahwa perusahaan akan memperkenalkan kemampuan untuk membeli, menahan, serta menjual sejumlah kripto termasuk Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Bitcoin Cash (BCH), dan Litecoin (LTC) secara langsung dengan dompet digital PayPal.

Dengan fitur mutakhir ini, pelanggan PayPal akan mampu menggunakan kripto mereka untuk berbelanja di salah satu dari 26 juta pedagang PayPal di segenap dunia mulai awal 2021.

Gregory Jenkins