Site Loader
begini-syarat-dapat-blt-mahasiswa-rp24-juta-catat-1

Tahun ini, skema Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2021 berubah menjadi penyaluran BLT berdasarkan akreditasi dan program studi mahasiswa.

“Tetapi, yang kita lakukan adalah menyalurkan satuan biaya yang lebih besar, tergantung kepada akreditasi dari pada program menuntut dimana mahasiswa tersebut diterima, ” kata Mendikbud dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (20/3/2021).

Membaca Juga: Ada BLT Rp2, 4 Juta Buat Mahasiswa, Cek Syaratnya di Sini

Skema KIPK di tahun 2020 mencakup mutlak anggaran Rp1, 3 triliun dengan semua biaya pelajaran per mahasiswa yang sesuai rata, yaitu Rp2. 400, 000 untuk 200. 000 mahasiswa, dan biaya tumbuh juga disamakan sebesar Rp700. 000 per bulan.

Sementara di 2021, KIPK akan dinaikkan sampai Rp2, 5 triliun. Rinciannya biaya pendidikan per mahasiswa program studi dengan akreditasi A sebesar Rp8. 000. 000 (batas maksimum pada Rp12. 000. 000), buat program studi dengan akreditasi B sebesar Rp4. 000. 000, dan program belajar dengan akreditasi C sebesar Rp2. 400. 000.

Lalu untuk ongkos hidup per mahasiswa, biaya hidup dibagi menjadi 5 klaster daerah sesuai ruang harga berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas 2019). Klaster 1 sebesar Rp800. 000, klaster 2 sebesar Rp950. 000, klaster 3 sebesar Rp1. 100. 000, Klaster 4 sebesar Rp1. 250. 000, dan Klaster 5 sebesar Rp1. 400. 000.

“Tujuan menghadirkan KIP Kuliah adalah untuk pergeseran sosial. Intinya untuk memerosokkan mahasiswa yang kurang sanggup agar bisa bermimpi mulia. Tapi kenyataannya, anak-anak sebab keluarga kurang mampu dengan luar biasa berprestasi tidak percaya diri untuk hadir kuliah karena kendala ongkos, ” ujar Mendikbud.

Menentang Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Kejadian yang terkait dengan gubahan, foto, grafis, video, & keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Gregory Jenkins