Site Loader
19-teroris-ngaku-orang-fpi-siap-siap-ya-habib-rizieq-dan-munarman-bakal-diseret-1

Pemimpin Tim Task Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) Petrus Selestinus, turut merespons pengakuan salah satu terduga teroris yang ditangkap Densus 88 mengaku sebagai anggota FPI atau eks anggota FPI yang merupakan ormas terlarang.

Terpaut pengakuan tersebut, mantan petinggi FPI termasuk Munarman membantah, bahkan tak mengenal terduga teroris yang mengiakan sebagai anggota FPI. Mengucapkan Juga: Diduga FPI Terima Harta dari Teroris, Lagi-Lagi Munarman Pertarakan Ngomong

“Publik berharap Densus 88 dan Bareskrim Polri mendalami pengakuan 19 terduga teroris dimaksud, untuk memastikan apakah Rizieq Shihab dan Munarman adalah bagian dari aksi terorisme para-para terduga dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang mengaku sempat dibaiat ke dalam jaringan teroris ISIS, ” katanya dalam informasi tertulisnya, Sabtu (6/2/2021).

Menurut dia, perlu adanya penyelidikan dan penyidikan secara menyeluruh seluruh aktivitas FPI di masa lalu. Baca Juga: Silahkan Artikan Sendiri, Telak Abis! Sekarang Densus 88 Ikut Kuliti 92 Rekening FPI

Jelasnya, sejak berlakunya UNDANG-UNDANG No. 17 Tahun 2013 Mengenai Ormas, aktivitas ormas-ormas intoleran serta radikal mendapatkan keleluasaan, hingga mengancam eksistensi Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945.

Ia menilai selama sepuluh tahun terakhir, ceramah eks motor FPI Rizieq Shihab mengandung narasi ancaman kekerasan, sehinngga menimbulkan iklim teror atau rasa takut.

Lanjutnya, sementara dari buatan temuan Densus 88 di lapangan, diperoleh fakta bahwa sejumlah terduga teroris adalah anggota FPI, dan dibaiat masuk ke dalam jaringan ISIS.

“Karena itu sangat beralasan hukum, jika terhadap Rizieq Shihab dan Munarman menetapkan dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara instrumen UU No. 5 Tarikh 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Kejahatan Terorisme, ” ucapnya.

“Selama 10 tarikh terakhir ceramah Rizieq Shihab dalam mimbar-mimbar dakwah, selalu menebar kemuakan dan teror yang menakutkan umum luas yang koheren dengan gerak-gerik terduga teroris dari anggota FPI, ” tegasnya.

Gregory Jenkins